top of page

Mengapa Strategi Branding Lebih Penting di Era Digital: Strategi dari Bedrock Asia

Mengapa Strategi Branding Lebih Penting di Era Digital: Strategi dari Bedrock Asia. Di era digital yang dinamis, branding bukan hanya sebuah kata kunci, tapi sebuah kebutuhan strategis yang universal, berlaku dari UMKM hingga perusahaan berskala internasional seperti Gojek. Apakah branding juga penting di industri Anda? Tentu saja! Baik Anda bergerak di bidang e-commerce di Tokopedia atau ritel di supermarket, kekuatan brand Anda adalah penentu kesuksesan bisnis.



A hand holding smartphone shot a colorful wall grafitti on the street view.
Digital Lifestyle is part of our daily living.


Pandangan Bedrock Asia dalam Pembentukan Strategi Branding di Era Digital

Di Bedrock Asia, kami percaya bahwa strategi branding di era digital ini seharusnya membuat pelanggan merasakan transisi yang mulus dari fisik ke digital tanpa ada yang terlewat. Ini adalah pendekatan holistik yang memenuhi janji dan tujuan brand dari operasional, ke etalase, hingga visual merchandising, tim penjualan, dan pesan komunikasi pemasaran di media sosial hingga pengiriman paket ke rumah Anda. Pendekatan yang komprehensif ini memastikan bahwa setiap titik kontak dengan konsumen adalah sebuah ekspresi dari brand Anda yang otentik dan konsisten. Meski artikel ini fokus pada aspek digital, prinsip ini berlaku secara universal dalam setiap aspek bisnis Anda.


Strategi Branding Penting di Era Digital

Mengapa Strategi Branding Penting di Era Digital?

Di era yang serba digital ini, strategi branding menjadi semakin penting. Mengapa? Digitalisasi telah merubah lanskap bisnis di berbagai sektor. Di dunia maya, Anda tidak hanya berkompetisi di level lokal, tetapi juga global. Anda berhadapan dengan ribuan, bahkan jutaan brand lain yang sama-sama berupaya menarik perhatian konsumen.


Sebuah Penelitian dari Google menunjukkan bahwa 60% konsumen lebih memilih membeli produk dari brand yang sudah familiar di dunia online. Ini bisa berarti melalui iklan di platform sosial media populer seperti Instagram atau konten yang menjadi viral di TikTok. Oleh karena itu, memiliki strategi branding yang kuat di era digital bukanlah pilihan, melainkan sebuah keharusan.


Bagaimana Membangun Strategi Identitas Brand yang Kuat dan Konsisten?

Identitas brand Anda adalah kumpulan dari semua pengalaman yang diterima pelanggan atau klien saat berinteraksi dengan bisnis Anda. Ini mencakup elemen visual seperti logo, warna, dan tipografi, serta komunikasi pemasaran di Facebook, Instagram, Twitter X atau Google Ads, dan bahkan layanan pelanggan.


Membangun Kepercayaan Melalui Konsistensi

Konsistensi adalah kunci untuk membangun kepercayaan. Nielsen menemukan bahwa 70% konsumen lebih memilih membeli produk dari brand yang mereka percayai. Selain itu, konsistensi membantu Anda menonjol dalam suasana kompetitif dan seringkali berubah-ubah.


Contoh Kasus: Apple

Apple adalah contoh klasik dari brand yang berhasil menjaga konsistensi dalam berbagai elemen branding. Dari desain produk hingga pesan pemasaran, semuanya dibuat untuk memberikan pengalaman yang serupa kepada pelanggan. Hal ini terlihat dalam bagaimana produk-produk Apple saling terintegrasi, memudahkan pelanggan untuk beralih dari satu perangkat ke perangkat lainnya tanpa hambatan. Ini adalah pendekatan holistik yang berfokus pada pengalaman pengguna, membantu Apple mempertahankan posisinya sebagai brand teknologi paling berharga di dunia.



Dua individu menampilkan strategi branding di era digital dengan logo apple
Apple Store Experience is consistent offline and online


Membedakan Diri dari Kompetisi

Kemampuan untuk membedakan diri dari kompetisi adalah penting dalam branding. Konsistensi dalam pesan dan estetika akan membantu Anda mencapai ini.


Contoh Kasus: Tesla

Tesla adalah contoh lain dari perusahaan yang telah berhasil membedakan dirinya dalam industri yang kompetitif. Dengan fokus pada inovasi dan keberlanjutan, Tesla telah berhasil menonjol sebagai pemimpin dalam kendaraan listrik. Mereka memanfaatkan media sosial dan komunitas online untuk membangun dan mempertahankan identitas brand yang kuat.


Mempertahankan dan Menyesuaikan Identitas

Penting untuk mempertahankan identitas brand Anda, tetapi juga untuk beradaptasi dan menyesuaikannya sesuai dengan perubahan di pasar atau preferensi pelanggan.


Contoh Kasus: Coca-Cola

Coca-Cola telah menjaga esensi brandnya tetap konsisten selama lebih dari seabad, tetapi juga tahu kapan harus berinovasi. Misalnya, peluncuran produk-produk baru seperti Coca-Cola Zero Sugar menunjukkan kemampuan merek ini untuk beradaptasi dengan kebutuhan konsumen yang lebih sadar akan kesehatan.


Membangun identitas brand yang kuat dan konsisten bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan pendekatan yang tepat dan konsistensi, Anda dapat membentuk persepsi positif dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan Anda.



Kenapa Strategi Branding di Era Digital Penting di Bisnis di Bidang Industri maupun Jasa?

Strategi branding tak hanya penting dalam satu atau dua industri, tetapi merentang melintasi sektor bisnis yang beragam. Branding adalah proses membangun dan memperkuat identitas suatu perusahaan atau produk di pasar. Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan harus mengenalkan brand mereka kepada publik dengan cara yang konsisten dan menarik. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan kesan positif yang kuat dan berkesan di benak konsumen.

Ada beberapa strategi branding yang umum digunakan oleh perusahaan di berbagai industri: 1. Branding melalui Desain: Desain visual, seperti logo dan packaging, dapat menjadi aspek penting dari strategi branding. Desain yang atraktif dan unik dapat membantu brand terpisah dari pesaingnya dan menciptakan citra yang kuat di benak konsumen. 2. Branding melalui Kualitas: Untuk beberapa perusahaan, branding berarti menjadi yang terbaik dalam hal kualitas. Mereka berusaha untuk memberikan produk atau layanan terbaik di pasar dan memperkuat citra kualitas mereka melalui berbagai cara, seperti penghargaan dan ulasan positif. 3. Branding melalui Pelayanan: Beberapa brand mengandalkan layanan pelanggan yang unggul sebagai inti dari strategi branding mereka. Mereka berusaha untuk memberikan pengalaman yang memuaskan dan memuaskan kepada konsumen, dengan harapan bahwa hal ini akan membangun loyalitas merek. 4. Branding melalui Inovasi: Perusahaan yang beroperasi dalam industri teknologi atau produk konsumen seringkali menekankan inovasi dalam branding mereka. Mereka berusaha untuk terus menghasilkan produk dan layanan baru yang menarik dan membantu mereka tetap segar dan relevan di pasar. 5. Branding melalui Nilai-nilai: Banyak perusahaan kini berfokus pada penanaman nilai perusahaan ke dalam strategi branding mereka. Mereka berusaha untuk mengkomunikasikan misi dan nilai mereka kepada konsumen, dengan harapan bahwa ini akan membantu membangun hubungan yang lebih dalam dan emosional dengan mereka.

Strategi branding tak hanya penting dalam satu atau dua industri, tetapi merentang melintasi sektor bisnis yang beragam.



Berikut contoh beberapa Strategi Bisnis dari Industri dan Jasa membangun brand memasarkan dengan menggunakan Digital Branding yang sukses yang memiliki ciri khas menjangkau konsumen yang luas:

1. Perbankan: Salah satu contoh terbaik adalah Blu by BCADigital. Mereka membedakan diri dengan pendekatan strategi digital berfokus customer-centric dan tampilan UI yang menarik.

2. Investasi: SimInvest dengan brand ambassador BTS V Kim Tae-hyung menonjol dan viral ke dunia dengan memanfaatkan teknologi untuk solusi investasi yang mudah dan aman.





3. Ritel: Perusahaan besar seperti Matahari mempertahankan loyalitas pelanggan melalui branding yang efektif di media sosial dan e-commerce.

4. B2B: GE menggunakan branding untuk menstandarkan penawaran produk dan layanan mereka.

5. FMCG: Unilever memanfaatkan branding untuk menonjol dan membentuk loyalitas pelanggan.

6. Pendidikan: Institusi seperti Universitas Indonesia membutuhkan strategi branding yang kuat.

7. Kesehatan: Siloam Hospitals memanfaatkan branding untuk menegaskan kepercayaan dalam pelayanan medis.

8. Pariwisata: Destinasi wisata seperti Bali memanfaatkan branding untuk mempromosikan keunikan mereka.

9. Teknologi: Tokopedia menjadikan branding sebagai kunci suksesnya di industri e-commerce.

10. Media dan Hiburan: Jaringan televisi seperti NET dan bioskop Cinema XXI mengandalkan branding yang kuat. Dalam kolaborasinya dengan influencer, aktor dan aktris terkenal, Cinema XXI menayangkan video sapaan kepada penonton di Indonesia sebelum film dimulai. Ini meningkatkan pengalaman dan memperkuat identitas brand mereka sebagai lebih dari sekadar tempat menonton film; ini adalah sebuah 'pengalaman'.


Efektifitas branding adalah elemen penting di hampir setiap industri. Ini tidak hanya tentang estetika tetapi juga tentang membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan Anda dan meningkatkan garis bawah Anda.



Kesimpulan dan Langkah Selanjutnya

Apakah Anda ingin meningkatkan brand Anda di Tokopedia atau merancang ulang identitas brand ritel Anda? Bedrock Asia Brand Consultants siap membantu Anda menciptakan strategi branding yang efektif dan inovatif.


Call to Action

Siap membawa brand Anda ke tingkat berikutnya? Hubungi Bedrock Asia Brand Consultants untuk proyek branding dan pemasaran digital Anda.


Dengan kualitas dan wawasan strategis, artikel ini membantu Anda memahami pentingnya branding di era digital. Jangan lewatkan peluang untuk meningkatkan visibilitas dan reputasi brand Anda.

Commenti


bottom of page